THE CONCEPT OF DIFFERENTIATED LEARNING: ELEMENTARY SCHOOL LEARNING DIVERSITY SOLUTION
DOI:
Keywords:
differentiated learning, learning diversity, elementary schoolAbstract
This paper describes the concept of differentiated learning as a learning diversity solution in the classroom. Differentiated learning was launched simultaneously with independent learning (Merdeka Belajar), which has started to be implemented in elementary schools. The main feature of differentiated learning is to interpret every diversity possessed by students to be facilitated properly in learning activities. Differentiated learning refers to modifying the process of education and learning in the classroom to fulfill the learning needs of each student. Based on the implementation, the teacher must be able to consider that each student in the class has diverse and unique learning needs. Differentiated learning consists of the differentiation of content, processes, and learning products. Therefore, students must have broad opportunities to be able to demonstrate what they have learned in the learning process, which is carried out according to their learning needs. The research method used is literature review research. Data collection techniques are carried out by searching data through various sources, either papers, books, articles, or journals. The research results indicate that differentiated learning is considered to be able to facilitate the students’ diversity through a set of learning activities, which is based on the content, context, and product.
References
Ain, N., & Kurniawati, M. (2013). Implementasi kurikulum KTSP: Pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 3(2).
Andini, D. W. (2016). Differentiated instructional: Solusi pembelajaran dalam keberagaman siswa di kelas inklusif. Trihayu: Jurnal Pendidikan KeSD-An, 2(3).
Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Komparasi implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar Kabupaten Garut. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877–5889.
Aprima, D., & Sari, S. (2022). Analisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pelajaran matematika SD. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(1), 95–101.
Bajrami, I. (2013). The importance of differentiation in supporting diverse learners. Journal of Education and Practice, 4(22), 149–154.
Barlian, U. C., & Solekah, S. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 1(12), 2105–2118.
Bendriyanti, R. P., Dewi, C., & Nurhasanah, I. (2021). Manajemen pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan kualitas belajar siswa kelas IX SMPIT Khairunnas. JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, 6(2), 70–74.
Demir, S. (2021a). Effects of learning style based differentiated activities on gifted students’ creativity. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 9(1), 47–56.
Farid, I., Yulianti, R., Hasan, A., & Hilaiyah, T. (2022). Strategi pembelajaran diferensiasi dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 11177–11182.
Fitra, D. K. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam perspektif progresivisme pada mata pelajaran IPA. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(3), 250–258.
Gultom, H. (2022). Pengembangan pembelajaran diferensiasi untuk anak berbakat di TK Maria Mutiara. Prosiding Seminar Nasional NBM Arts.
Hadi, W., Wuriyani, E. P., Yuhdi, A., & Agustina, R. (2022). Desain pembelajaran diferensiasi bermuatan problem based learning (PBL) dalam mendukung critical thinking skill siswa pascapandemi Covid-19. Basastra, 11(1), 56–68.
Handayani, P. W. (2017). Systematic review dengan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Workshop Riset Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer UI, 1(3).
Hattie, J. (2012). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. Routledge.
Herwina, W. (2021). Optimalisasi kebutuhan murid dan hasil belajar melalui pembelajaran berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182.
Hisbullah, H. (2020). Implementasi manajemen pembelajaran Kurikulum 2013 di MI Darul Khaeriyah Kecamatan Suli Kabupaten Luwu. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(1), 9–24.
Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan model pembelajaran abad 21 dalam perkembangan era Society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024.
Karten, T. J. (2005). Inclusion strategies that work!: Research-based methods for the classroom. Corwin Press.
Kusuma, O. D., & Luthfah, S. (2000). Modul Paket 2: Memenuhi kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi. Kemendikbud.
Lestariningrum, A. (2022). Konsep pembelajaran terdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka jenjang PAUD. Dalam Prosiding SEMDIKJAR (Vol. 5, hlm. 1179–1184).
Liliawati, W., Setiawan, A., Rahmah, S., & Dalila, A. A. (2022). Pengaruh pendekatan pembelajaran diferensiasi dalam model inkuiri terhadap kemampuan numerasi siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2).
Luthfiana, A. (2022). Analisis penilaian diri berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran diferensiasi berbasis problem based learning materi momentum impuls (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia.
Maladerita, W., Dahliana, D., Ratih, M., & Rifma, R. (2019). Implementasi supervisi dalam meningkatkan proses pembelajaran dan pendidikan karakter di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 198–204.
Martanti, F., Widodo, J., Rusdarti, R., & Priyanto, A. S. (2022). Penguatan profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran diferensiasi pada mata pelajaran IPS di sekolah penggerak. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS) (Vol. 5, No. 1, hlm. 412–417).
Mohamad Yunus. (2009). Model kurikulum dan pembelajaran berdiferensiasi: Penelitian pengembangan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kota Bogor (Disertasi). Universitas Pendidikan Indonesia.
Nobles, T. (2004). Integrating the revised Bloom’s taxonomy with multiple intelligences: A planning tool for curriculum differentiation. Teachers College Record, 106(1).
Nurhalita, N., & Hudaidah, H. (2021). Relevansi pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara pada abad ke-21. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 298–303.
Puspitasari, V., & Walujo, D. A. (2020). Pengembangan perangkat pembelajaran dengan model diferensiasi menggunakan Book Creator untuk pembelajaran BIPA di kelas berkemampuan beragam. Journal Education and Development, 8(4), 310.
Saprudin, M., & Nurwahidin, N. (2021). Implementasi metode diferensiasi dalam refleksi pembelajaran pendidikan agama Islam. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(11), 5765–5776.
Sousa, D., & Tomlinson, C. A. (2011). Differentiation and the brain. Solution Tree Press.
Surat, I. M. (2019). Penerapan metode pembelajaran diferensiasi progresif berbantuan LKS untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa. Widyadari: Jurnal Pendidikan, 20(2).
Tomlinson, C. A. (1999). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.
Tomlinson, C. A. (2000). Differentiated instruction: Can it work? The Education Digest, 65(5), 25.
Tomlinson, C. A., & McTighe, J. (2006). Integrating differentiated instruction and understanding by design. ASCD.
Tomlinson, C. A. (2010). Differentiating instruction for academic diversity. Dalam J. M. Cooper (Ed.), Classroom teaching skills (hlm. 156). Cengage Learning.
Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I. P. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(4), 529–535.
Wati, N. N. K., Lestari, N. A. P., Sudiana, I. N., & Putrayasa, I. B. (2022). Analisis pendekatan CBSA dan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan, 6(3), 255–264.
Yani, D., Muhanal, S., & Mashfufah, A. (2023). Implementasi asesmen diagnostik untuk menentukan profil gaya belajar siswa dalam pembelajaran diferensiasi di sekolah dasar. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan (JURINOTEP), 1(3), 241–250.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Licence
Copyright @2017. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.