PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA KELAS VIII
DOI:
Keywords:
pembelajaran fisika, contextual teaching and learning (CTL), kompetensi siswaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi belum tersedianya perangkat pembelajaran fisika yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dan karakteristik siswa, yaitu mampu menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dan menguji validitas, praktikalitas, efektivitasnya, serta untuk mengetahui peningkatan kompetensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari empat tahap pengembangan, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika yang diuji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya oleh pakar, praktisi, dan siswa menyatakan bahwa silabus, RPP, modul, LKS, dan lembar penilaian berada pada kategori sangat valid, praktis, dan efektif. Persentase nilai rata-rata validasi silabus, RPP, modul, LKS, dan penilaian adalah 83,7% dengan kategori sangat valid. Rata-rata angket kepraktisan perangkat pembelajaran oleh guru sebesar 96% dan oleh siswa sebesar 83,5% dengan kategori produk yang dikembangkan sangat praktis. Pengolahan penilaian efektivitas perangkat pembelajaran diketahui dari analisis aktivitas siswa dan guru. Rata-rata persentase aktivitas siswa dari keempat pertemuan adalah 86,5% dan rata-rata aktivitas guru sebesar 86,8%. Rata-rata nilai siswa kelas VIII.B pada ranah kognitif adalah 74,09, ranah afektif 77,8, dan ranah psikomotor 80,84. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif ketika digunakan dalam proses pembelajaran serta mampu meningkatkan kompetensi siswa.
References
Anwar, S. (2009). Penilaian Berbasis Kompetensi. Padang: UNP Press.
Arikunto, S. (2006). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Ahmadi, A. (1998). Psikologi Umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.
BSNP. (2006). Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Beni, Y. (2009). Pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis CTL untuk materi plantae di SMA kelas X semester II. Padang: PPS UNP.
Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan IPA SMP dan MTs, Fisika SMA dan MA. Jakarta: Dirjen Dikti.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Depdikbud. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Elniati, S. (2007). Pengembangan perangkat matematika berorientasi konstruktivisme. Jurnal Guru, 4(1), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang.
Hakim, L. (2008). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima.
Hartono, Y. (2009). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kontekstual Pokok Bahasan Turunan di MAN 3 Palembang. Tesis tidak diterbitkan. Palembang: Program Pascasarjana Universitas Sriwijaya.
Mailfi, D. (2011). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan CTL Berbasis IMTAQ. Tesis tidak diterbitkan. Padang: Program Pascasarjana.
Mulyasa, E. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Nurhadi. (2004). Pembelajaran Kontekstual (CTL) dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas.
Riduan. (2009). Belajar Mudah untuk Guru, Karyawan, dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.
Rusman. (2010). Model-model Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Rochmad. (2011). Model Pengembangan Perangkat Matematika. Diambil dari http://www.scribd.com/doc/78603233/Desain-Model-an
pada 31 Maret 2012.
Sanjaya, W. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Soenarto. (2005). Metodologi Penelitian Pengembangan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran (Research Method: The Improvement of Instruction Methodology). Makalah, 1–4 Agustus, Denpasar: PPTK dan KPT Depdiknas.
Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Trianto. (2009). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Trisyanto. (2009). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif. Diambil dari http://trisdyanto-pembelajaranmat.blogspot.com
pada 31 Maret 2012.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Vanden Akker, J. (1999). Principles and methods of development research. Dalam J. van den Akker, R. Branch, K. Gustafson, N. Nieveen, & T. Plomp (Eds.), Design Approaches and Tools in Education and Training (hlm. 1–14). Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Licence
Copyright @2017. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.