KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KANTONG BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I SD

Authors

  • Sri Kundarsih Muria Kudus University, Indonesia Author
  • Su’ad Universitas Muria Kudus, Indonesia Author
  • Santoso Muria Kudus University, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33578/pjr.v6i1.8339

Keywords:

media kantong bilangan, hasil belajar, matematika

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas I pada pembelajaran matematika, khususnya materi penjumlahan dan pengurangan. Salah satu faktor penyebab rendahnya hasil belajar tersebut adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mampu menunjang proses pembelajaran secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran kontekstual berbasis kantong bilangan dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan siswa kelas I sekolah dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, angket, dan tes tertulis, dengan instrumen penelitian berupa tes dan angket. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data meliputi deskripsi data, uji prasyarat analisis, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil uji efektivitas melalui uji coba produk dengan paired sample t-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 42,02 dan nilai rata-rata posttest sebesar 78,81, yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas I sekolah dasar setelah menggunakan media pembelajaran kantong bilangan.

References

Anni, C. T. (2004). Psikologi Belajar. Semarang: UPT UNNES Press.

Amini, A., & Efrina, E. (2019). Media kantong bilangan dalam meningkatkan konsep nilai tempat pada anak berkesulitan belajar. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 7(2), 49–54.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Jaya.

Badar, A., & Ibnu, T. (2017). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual. Jakarta: Kencana.

Batubara, H. H. (2015). Pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi operasi bilangan bulat. MUALLIMUNA: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 1(1), 1–12.

Bovee, C. (1997). Business Communication Today. New York: Prentice Hall.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Febriyanto, B., Haryanti, Y. D., & Komalasari, O. (2018). Peningkatan pemahaman konsep matematis melalui penggunaan media kantong bergambar pada materi perkalian bilangan di kelas II sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(2), 32–44.

Hamalik, O. (2015). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hildayanti, N. (2014). Perbandingan efektivitas antara media kantong dengan media kotak untuk meningkatkan kemampuan mengenal nilai tempat bagi anak berkesulitan belajar. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 3(3), 20–45.

Istirani. (2012). 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan: Media Persada.

Jalaliyah, K., Hanief, M., & Asfiyak, K. (2019). Penerapan media kantong bilangan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam penjumlahan bilangan pada tema “Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitarku” kelas I MI Nurul Yaqin Gading. JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 1(3), 9–16.

Johnson, B. E. (2014). Contextual Teaching & Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: Kaifa.

Kustandi, C. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.

Lestari, E. D., Handayani, T., & Sulistiani, S. (2019). Penggunaan media kantong bilangan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam materi pengurangan pada siswa kelas I-A SDN Tlogomas 2 Kota Malang. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SDan, 3(1), 283–289.

Nana, S. (2009). Penilaian Hasil Belajar. Bandung: Rosdakarya.

Nawa, A. (2018). Contextual teaching and learning (CTL) approach through REACT strategies on improving students’ critical thinking in writing. International Journal of Applied Management Science, 5(5), 1–5.

Piaget, J., & Inhelder, B. (2010). Psikologi Anak (Terj. Miftahul Jannah). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prastia, I. E. (2019). Efektivitas media kantong bilangan terhadap pengenalan konsep bilangan 1–10 pada anak tunagrahita ringan. Widia Ortodidaktika, 8(4), 400–405.

Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ruseffendi, E. T., dkk. (1992). Pendidikan Matematika 3. Jakarta: Depdikbud.

Sanjaya, W. (2012). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santoso, E. (2017). Penggunaan model pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(1), 16–29.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suprijono, A. (2009). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suratina, T. (2001). Anak Super Normal dan Program Pendidikannya. Jakarta: Bina Aksara.

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.

Udin, W. (2007). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta.

Wahyuningtyas, D. T., & Suastika, I. K. (2016). Developing learning modules of numbers for primary school students using contextual teaching and learning approach. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 33–36.

Published

2022-01-25

Issue

Section

Original research

Similar Articles

1-10 of 230

You may also start an advanced similarity search for this article.