HUBUNGAN ANTARA ATTACHMENT PENGASUH DENGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA DINI

Authors

  • Febrianel Andira Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Yeni Solfiah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Febrialismanto Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33578/pjr.v6i3.8788

Keywords:

kelekatan, pengasuh, kecerdasan emosi

Abstract

Hubungan kelekatan antara anak dengan pengasuh ternyata memberikan dampak positif dan negatifnya. Dampak positif terhadap kelekatan pengasuh yaitu memberikan kelekatan yang aman dan nyaman serta pengasuhan yang baik akan menghasilkan perkembangan emosional yang baik pula untuk meningkatkan kemampuan akademik anak. Dampak negatifnya yaitu semakin sering anak dititipkan kepada orang lain, maka seiring berjalannya waktu hal tersebut dapat mempengaruhi kecerdasan emosional yang dimiliki oleh anak usia dini. Kelekatan yang terjadi antara anak dengan pengasuh dapat mempengaruhi perkembangan emosional serta pembentukan kepribadian anak. Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kasih sayang pengasuh dengan kecerdasan emosi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan uji statistik menggunakan Pearson product moment. Hasil penelitian tersebut menunjukkan kasih sayang pengasuh di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan berada pada kategori tinggi, dengan persentase tinggi 38%, sedang 26%, cukup 24% dan rendah 12%. Dan kecerdasan emosi anak berada pada kategori tinggi dengan skor empirik 31,04. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan terhadap attachment pengasuh dengan kecerdasan emosi anakusia4-6 tahun di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

References

Amin, M., Dian, K., & Fadhillah, M. (2021). Pengaruh kelekatan aman anak pada ibu terhadap kemandirian anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 127–134.

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aunillah, N. I. (2012). Mencetak karakter anak sejak janin. Yogyakarta: Diva Press.

Dahlia, I. (2019). Hubungan kelekatan aman (secure attachment) anak pada orang tua dengan kecerdasan moral anak. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau.

Fadhilah, N., Novianti, R., & Hukmi. (2020). Hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku moral anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Bunda Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 115–116.

Giranitika. (2018). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku prososial pada mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi. Fakultas Psikologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Hardiyanti, D. (2017). Proses pembentukan kelekatan pada bayi. Jurnal Ilmiah Pawiyatan, 24(2), 1–10.

Istiqomah, M., Chairilsyah, D., & Febrialismanto. (2017). Hubungan kecerdasan emosional dengan kompetensi profesional guru TK Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Online Mahasiswa, 4(2), 3–15.

Magdalena, M., Setyaningsih, P., & Widhia, E. L. (2018). Faktor-faktor predisposisi yang mempengaruhi pembentukan temperamen bayi. Journal of Nursing Care and Biomolecular, 3(1), 34–41.

Mustaqim. (2008). Psikologi pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Narbuko, C., & Achmadi, A. (2008). Metodologi penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Puspita, H. (2019). Kelekatan anak dengan pengasuh tempat penitipan anak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 6(1), 49–55.

Putri, S. Y., Jumaini, & Marni, E. (2019). Hubungan perilaku kekerasan ayah terhadap temperamen remaja. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1), 42–56.

Said, A. N. (2018). Pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual terhadap sikap etis mahasiswa akuntansi. Jurnal Nominal, 7(1), 23–40.

Sari, S. L., Devianti, R., & Safitri, N. (2018). Kelekatan orang tua untuk pembentukan karakter anak. Journal of Educational Guidance and Counseling Development, 1(1), 17–31.

Siregar, S. (2014). Metode penelitian kuantitatif. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Widiyani, T. (2012). Pengembangan modul layanan bimbingan pribadi tentang kecerdasan emosional untuk siswa kelas IX SMPN 5 Wates. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Yogyakarta.

Wijirahayu, A., Krisnatuti, D., & Mufklihati, I. (2016). Kelekatan ibu–anak dan perkembangan sosial emosional anak usia prasekolah. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 9(1), 171–182.

Wuryantari, T. (2015). Hubungan antara attachment objek pengganti dengan temperamen anak. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang.

Published

2022-05-23

Issue

Section

Original research

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.