HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL DENGAN HARGA DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI LUNDAR KECAMATAN PANTI PROVINSI SUMATERA BARAT

Authors

  • Silvia Ningsih Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Yeni Solfiah Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Ria Novianti Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33578/10.33578/pjr.v6i4.8466

Keywords:

verbal violence, self-esteem, children aged 5 to 6 years

Abstract

This article focuses on the study of the relationship between verbal violence and self-esteem for children aged 5-6 years at Lundar Panti in West Sumatra Province. The study was a quantitative research with the type of correlation research. The sample in the study involved 52 parents who have children aged 5-6 years at Lundar Panti in Pasaman of West Sumatra Province. The data collection technique was used through a questionnaire for the parents. Research analysis used the correlation test of Pearson product-moment assisted by IMB SPSS version 23. In conducting the study, the variable of verbal violence was categorized as high with the range of 66%-79%. Whilst the variable of self-esteem for children aged 5-6 years at Lundar Panti in West Sumatra Province was categorized as low with the range of 40%-55%. Based on the results, the Pearson product-moment value was 0.405 with a probability of 0.003. The correlation coefficient value was 0.405 in the range of 0.40-0.599, which meant that there was a relationship that was categorized as moderate between verbal violence and self-esteem directed to negative because the r-value was negative, which meant that the higher verbal violence was, the higher rvalue was, the lower children’s self-esteem was.

References

Anggraeni, M. T. (2017). Hubungan antara persepsi kekerasan verbal orang tua dan penyesuaian sosial pada remaja. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Apsari, F. (2013). Hubungan antara harga diri dan disiplin sekolah dengan perilaku bullying pada remaja. Skripsi, Program Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Armiyanti, I., Khusnul, A., & Rista, A. (2017). Pengalaman verbal abuse oleh keluarga pada anak usia sekolah di Kota Semarang. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), 12(1), 12–30.

Asytharika. (2016). Peningkatan harga diri (self-esteem) dengan layanan konseling kelompok pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 26 Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Skripsi, FKIP Universitas Lampung.

Cahya, D., & Novi. (2015). Pengembangan harga diri anak usia dini. Jurnal Studi Islam, 2(2), 155–157.

Ghufron, M. N., & Rini, R. S. (2016). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hannani, C. A. (2019). Pengaruh self-esteem terhadap resiliensi pada mahasiswa tahun pertama Program Studi Kedokteran. Skripsi, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta.

Hastuti, D. (2016). Strategi pengembangan harga diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(2), 43–45.

Ihsan, M. (2013). Perlindungan anak dari tindak kekerasan. Jurnal (diakses melalui Google Scholar), diakses 20 Mei 2021.

Irmayanti, N. (2016). Pola asuh otoriter, self-esteem, dan perilaku bullying. Jurnal Penelitian Psikologi, 7(1), 25–32.

Koswara, E. (1991). Teori-teori kepribadian. Bandung: PT Eresco.

Maliana, A. F. (2016). Perbedaan harga diri (self-esteem) siswa antara pola asuh orang tua otoriter dengan demokratis kelas X di SMA Negeri 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan tahun ajaran 2015/2016. Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Maria, I., & Novianti, R. (2017). Pengaruh pola asuh terhadap harga diri (self-esteem) pada anak kelompok B TK di Kota Pekanbaru. Jurnal EDUCHILD, 6(1), 62–69.

Maryanti, D. (2011). Buku ajar neonatus, bayi, dan balita. Jakarta: TIM.

Mruk, C. J. (2006). Self-esteem research, theory, and practice: Toward a positive psychology of self-esteem (3rd ed.). New York: Manufacturing Group.

Munawati. (2011). Hubungan verbal abuse dengan perkembangan kognitif pada anak usia prasekolah di RW 04 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Depok tahun 2011. Skripsi, Universitas Pembangunan Veteran.

Nahuda. (2007). Pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan. Jakarta: Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Nirwana. (2018). Hubungan kekerasan verbal orang tua dengan kognitif anak. Skripsi, STIKES Insan Cendekia Medika.

Nofryani, S. (2019). Hubungan self-esteem dengan resiliensi pada anak jalanan di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Skripsi, FKIP Universitas Riau.

Nurul, A., & Siti, S. (2013). Pengembangan program bimbingan pribadi-sosial berdasarkan profil harga diri (self-esteem). Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia.

Nurwijayanti, A. M., & Muhammad, K. B. I. (2019). Hubungan antara usia dan pendidikan dengan perilaku verbal abuse oleh keluarga. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(3), 40–60.

Putri, A., Mentari, & Agus, S. (2012). Persepsi orang tua tentang kekerasan verbal pada anak. Jurnal Nursing Studies, 1(1), 22–29.

Putrisari, F., Hambali, I. M., & Dany, M. H. (2017). Hubungan self-efficacy, self-esteem, dan perilaku prokrastinasi siswa Madrasah Aliyah Negeri di Malang Raya. Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1(1), 60–68.

Riduwan, & Akdon. (2010). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Bandung: Alfabeta.

Santoso, T. (2002). Teori-teori kekerasan. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Sapriyanti, T., Indarto, W., & Risma, D. (2016). The correlation between self-esteem and interpersonal intelligence of kindergarten teachers at Tampan District of Pekanbaru City. Penelitian dipublikasikan, FKIP Universitas Riau.

Satria, M. (2017). Pengaruh kekerasan verbal orang tua terhadap komunikasi verbal anak di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang.

Sari, D., & Kartika. (2012). Kesehatan mental. Semarang: UPT UNDIP Semarang.

Sekar, N., & Ninda. (2014). Hubungan antara kekerasan verbal pada remaja dengan kepercayaan diri. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.

Soetjiningsih. (2013). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Srisayekti, W., David, A., & Setiady, R. B. (2015). Harga diri (self-esteem) terancam dan perilaku menghindar. Jurnal Psikologi, 4(2), 143–146.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Tyas, A. D. C. (2010). Hubungan pola attachment dengan self-esteem remaja pada mahasiswa Psikologi semester IV di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Skripsi, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Utami, A. W. (2015). Studi mengenai tindak kekerasan verbal dan nonverbal oleh guru terhadap siswa SMA Negeri di Surakarta tahun ajaran 2014/2015. Skripsi, FKIP Universitas Sebelas Maret.

Vega, A. D., Hapidin, & Karnadi. (2019). Pengaruh pola asuh dan kekerasan verbal terhadap kepercayaan diri. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 434–436.

Wati, H. (2019). Pengaruh kekerasan verbal terhadap kepercayaan diri anak usia 4–6 tahun di Desa Talang Rio Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. Skripsi, Fakultas Tarbiyah dan Tadris IAIN Bengkulu.

Wibowo, F., & Parancika, R. B. (2018). Kekerasan verbal (verbal abuse) di era digital sebagai faktor penghambat pembentukan karakter. ResearchGate, 1(1), 172–178.

Zakiyah, E. Z., dkk. (2017). Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Jurnal Penelitian & PPM, 4(2), 129–389.

Published

2022-07-27

Issue

Section

Original research

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 52

You may also start an advanced similarity search for this article.