ANALISIS TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN YANG DIBESARKAN OLEH ORANG TUA TUNGGAL SE-KECAMATAN TEMBILAHAN HULU KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

Authors

  • Herliza Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Daviq Chairilsyah Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33578/pjr.v6i2.8205

Keywords:

kemandirian, anak-anak, orang tua tunggal

Abstract

Peran orangtua akan mempengaruhi pembentukan karakter anak. Menuntun anak untuk memiliki karaketer yang mandiri tidaklah mudah bagi
orangtua. Tanpa bimbingan orangtua, kemandirian pada anak tidak akan meningkat. Nyatanya, masih ada anak yang mempunyai sedikit kemandirian
dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Oleh sebab itu, artikel ini membawa kita untuk menganalisis tingkat kemandirian anak usia 5-6 tahun yang
diasuh orang tua tunggal di Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua tunggal yang
berada di Kecamatan Tembilahan Hulu berjumlah 32 orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian analisis tingkat
kemandirian anak usia 5-6 tahun yang diasuh orang tua tunggal di Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir yang terdiri dari 7 indikator
diantaranya: indikator pekemampuan fisik dengan persentase 82.29% pada kategori sangat baik. Indikator percaya diri dengan perolehan persentase
70.12% berada pada ketegori baik. Selanjutnya indikator bertanggung jawab dengan persentase 76.56% berada pada kategori baik. Indikator disiplin
dengan persentase 72.92% berada pada kategori baik. Adapun indikator pandai bergaul dengan persentasi 80.66% berada pada kategori baik.
Indikatorsaling berbagi dengan persentase 74.22% berada pada kategori baik. Berikutnya indikator mengendalikan emosi dengan jumlah persentase
67.19% berada pada kategori baik. Adapun hasil secara keseluruhan persentase analisis kemandirian anak usia5-6 tahun yang diasuh orang tua
tunggal di Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir dengan persentase 74.84% berada pada kategori baik. Teknik pengumpulan data
yang digunakan melalui data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti dengan menggunakan angket.

References

Ahmad, S. (2017). Pendidikan anak usia dini. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Anas, S. (2010). Pengantar statistik pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Daviq, C. (2019). Analisis kemandirian anak usia 5–6 tahun. Pekanbaru: Universitas Riau.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Desmita. (2011). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Fatimah, E. (2006). Psikologi perkembangan. Bandung: PT Gramedia.

Martinis, Y. (2013). Strategi dan metode dalam pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada Press Group.

Melia, D. (2012). Pola pengasuhan anak. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhammad, F. (2013). Pendidikan karakter anak usia dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Novan, A. W. (2014). Bina karakter anak usia dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Ria, N. (2018). Orang tua sebagai pemeran utama dalam menumbuhkan resiliensi anak. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 7(1), 26–33.

Ria, N. (2019). Parent-team. Pekanbaru: Stiletto Book.

Rohim, et al. (2011). Krisis dan konflik institusi keluarga. Jakarta: Maziza SDN.

Sri, R. I., Zulkifli, N., & Febrilismanto. (2016). Analisis kemandirian anak usia 5–6 tahun di PAUD Bakti Bunda Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru. Pekanbaru: Universitas Riau.

Siti, R., et al. (2016). Kemandirian anak usia 5–6 tahun di komunitas lingkungan pemulung. Jurnal Ilmiah VISI PPTK PAUDNI.

Sulistia, N. (2015). Kemandirian pada anak yang diasuh orang tua tunggal. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wulan, A. S. (2018). Pola pengasuhan orang tua dalam membentuk kemandirian anak. Lampung: UIN Raden Intan.

Published

2022-03-27

Issue

Section

Original research

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 63

You may also start an advanced similarity search for this article.