THE NEED FOR DISCOVERY LEARNING-BASED STUDENT WORKSHEETS (LKPD) TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES AT ELEMENTARY SCHOOLS
DOI:
Keywords:
student worksheet, discovery learning, learning outcomesAbstract
This study aimed to describe the needs for Discovery Learning-based student worksheet (LKPD), especially for grade V SD Negeri Sukoharjo 01and 03, to improve students’ learning outcomes. This research was a development research utilizing Borg and Gall model which included seven steps, namely potentials and problems, data collection, product design, validation of design, revision of design, product testing, and product revision. The needs analysis of LKPD was conducted based on teachers’ and students’ perceptions to 50 students in the experimental class and 40 students in the control class. The data were collected through a questionnaire of material needs and a test for students’ learning outcomes. The results of the needs analysis based on the students’ and teachers’ perceptions included four aspects, namely (1) book content (89.1%), (2) language (91.25%), (3) presentation (88.9%), and (4) graphics (95.2%). The gain test ndicated an increase in students’ learning outcomes as much as 1.44 with high criteria from the cognitive aspects. Furthermore, the results of T test for the cognitive aspect was 0.172> 0.05 and T test for the psychomotor aspect was 0.062. Based on this result, there were differences in the learning outcomes between the experimental class and the control class. Thus, it could be concluded that Discovery Learning-based LKPD improved student learning outcomes
References
Abidin, Y. (2014). Desain sistem pembelajaran dalam konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.
Aisyah, dkk. (2007). Pengembangan pembelajaran matematika SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdiknas.
Anna Roosyanti. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi pendekatan guided discovery untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Jurnal Pena Sains, 4(1).
Anyafulude, J. C. (2013). Effects of problem-based and discovery-based instructional on students’ academic achievement in chemistry. Asia-Pacific Forum on Science Learning and Teaching, 3, 151–165.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Hasriani. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika berbasis penemuan terbimbing (discovery learning) pada pokok bahasan bangun datar (segiempat dan segitiga) kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Alauddin Makassar.
Haryono. (2014). Strategi belajar mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.
Hobri, dkk. (2018). Senang belajar matematika untuk SD/MI kelas V. Jakarta: Puskurbuk Kemendikbud.
Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam discovery learning. Bogor: Ghalia Indonesia.
Kemendikbud. (2013). Model pembelajaran penemuan (discovery learning). Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud. (2019). Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud. (2019). Mendikbud tetapkan empat pokok kebijakan pendidikan Merdeka Belajar. Jakarta: Kemendikbud.
Kosasih, E. (2014). Strategi belajar dan pembelajaran: Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Rama Widya.
Kunandar. (2014). Penilaian autentik (penilaian hasil belajar peserta didik berdasarkan Kurikulum 2013). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kurniasih, S. (2014). Strategi-strategi pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Lisa Hartini, dkk. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi keterampilan proses sains menggunakan model inquiry discovery learning terbimbing. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(1).
Muhsetyo, G., dkk. (2007). Pembelajaran matematika SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Muhamad Jalil, dkk. (2016). Pengembangan pembelajaran model discovery learning berbantuan tips PowerPoint interaktif pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2).
Mulyatiningsih. (2011). Metode penelitian terapan bidang pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Murtono. (2017). Merencanakan dan mengelola model-model pembelajaran inovatif. Ponorogo: Wade Group.
Musfiqom. (2012). Pengembangan media dan sumber pembelajaran. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.
Misykat Malik Ibrahim. (2014). Implementasi kurikulum: Rekonstruksi kompetensi, revolusi pembelajaran, dan reformasi penilaian. Makassar: Alauddin University Press.
Nuharini. (2017). Matematika: Konsep dan aplikasinya. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Prastowo, A. (2009). Bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Purwanto. (2011). Evaluasi hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Purnomosidi. (2018). Matematika 5 untuk SD/MI. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahyono, F. X. (2009). Kearifan budaya dalam kata. Jakarta: Wedatama Widyasastra.
Ramadhan. (2017). Penggunaan media boneka dalam pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
Rifa’i, A., & Anni, C. T. (2011). Psikologi pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Riyono. (2010). Metode-metode praktis dalam proses pembelajaran. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Rusman. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Rusmono. (2012). Strategi pembelajaran. Semarang: PT Rineka Cipta.
Sanjaya, W. (2014). Penelitian pendidikan: Jenis, metode, dan prosedur. Jakarta: Kencana.
Sayekti, C. N. (2014). Penerapan model pembelajaran siklus belajar 5E pada materi bangun ruang kubus dan balok di kelas VIII-A SMP Negeri 4 Magetan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(3), 37–39.
Skor PISA. (2018). Daftar peringkat kemampuan matematika. Diakses 7 Desember 2019 dari Kompas.com.
Sofan, A. (2013). Konstruksi pengembangan pembelajaran dan pengaruhnya terhadap mekanisme dan praktik kurikulum. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metodologi penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujadi. (2003). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Suhartini. (2009). Kajian kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Diakses dari http://staff.uny.ac.id
Surya, M. (2013). Psikologi pembelajaran dan pengajaran. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.
Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Susilo, F. A. (2013). Peningkatan efektivitas pada proses pembelajaran. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Sutawidjaja. (2007). Pembelajaran matematika di SD. Jurnal Matematika IPA dan Pengajarannya, 26(2), 113–187.
Suyitno, A. (2004). Dasar-dasar dan proses pembelajaran matematika I. Semarang: FMIPA UNNES.
Syarifudin. (2010). Metode penelitian pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Trianto. (2010). Mendesain pembelajaran inovatif-progresif. Surabaya: Cerdas Pustaka.
Wasty, S. (2003). Psikologi pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Widdiharto, R. (2004). Model-model pembelajaran matematika. Yogyakarta: Direktorat Jenderal Dikdasmen.
Widoyoko, E. P. (2012). Teknik penyusunan instrumen penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Licence
Copyright @2017. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.