HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SEHAT CERIA KECAMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS

Authors

  • Ratnasari Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Ria Novianti Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author
  • Zulkifli N Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.33578/pjr.v6i2.8197

Keywords:

konsep diri, kecerdasan emosional, anak usia dini

Abstract

Membangun sebuah konsep diri sangatlah diperlukan oleh anak-anak. Kecerdasan emosional juga harus terbentuk untuk melahirkan control diri pada anak. Artikel ini membahas tentang hubungan antara konsep diri and kecerdasan emosional pada anak usia 4-5 tahun di TK Sehat Ceria  KecamatanMandau Kabupaten Bengkalis Riau. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 4-5 tahun di TK Sehat Ceria Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis berjumlah 30 orang anak. Metode yang digunakan survey dengan teknik korelasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi data. Teknik analisis data adalah teknik statistik dengan menggunakan rumus pearson product moment. Hasil penelitian diketahui tingkat konsep diri anak berada dalam kategori baik dan tingkat kecerdasan emosional anak berada dalam kategori cukup. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy yaitu 0.6030 lebih besar dari rtabel yaitu 0.364 (0.6030 > 0.364) dengan taraf signifikansi 0.000 < 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan kecerdasan emosional. Tingkat hubungan termasuk dalam kategori kuat dengan nilai koefisien determinan sebesar 36.4%, artinya bahwa konsep diri memberi kontribusi sebesar 36.4% terhadap kecerdasan emosional, sisanya 64% ditentukan oleh variabel lain.

References

Deltina, M. M., Novianti, R., & Kurnia, R. (2019). Hubungan self-concept dengan penyesuaian diri pada anak Panti Asuhan Harapan Putra di Kelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(3), 1471–1478.

Desmita. (2013). Psikologi perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Djaali. (2008). Psikologi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Goleman, D. (2010). Psikologi kecerdasan emosional. Surabaya: CV Alfabeta.

Ika, F. N., & Agustina, E. (2008). Hubungan antara konsep diri dengan kecerdasan emosional pada remaja.

Iriani, I. H. (2016). Psikologi perkembangan anak. Jakarta Barat: PT Indeks.

Novan, A. W. (2014). Mengelola dan mengembangkan kecerdasan sosial dan emosi anak usia dini. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Novan, A. W. (2016). Pendidikan berkarakter. Jakarta: PT Citra Aji Parama.

Nur, A., & Helma, W. S. (2016). Hubungan antara konsep diri dengan kecerdasan emosional peserta didik di SMP Muhammadiyah 6 Padang. Padang: STKIP PGRI Sumatera Barat.

Nurul, F., Novianti, R., & Hukmi. (2020). Hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku moral anak usia 5–6 tahun di TK Harapan Bunda Kecamatan Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran.

Ria, N. (2012). Teknik observasi bagi pendidikan anak usia dini. Jurnal Educhild, 1(1), 22–29.

Sarwono, S. W. (2011). Psikologi remaja. Jakarta: Rajawali Pers.

Siti, R. (2019). Hubungan konsep diri dengan regulasi emosional anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. JOM FKIP, 6(2), Juli.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yunika, N., Novianti, R., & Zulkifli, N. (2019). Hubungan konsep diri dengan perilaku moral anak usia dini di TK Pertiwi Kelurahan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis. Aulad: Journal on Early Childhood, 2(3), 73–80.

Published

2022-03-27

Issue

Section

Original research

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 50

You may also start an advanced similarity search for this article.