PENGARUH KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN AKUNTABILITAS GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH NEGERI DI KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU
DOI:
Keywords:
kemampuan manajerial kepala sekolah, akuntabilitas guru, mutu sekolahAbstract
Artikel ini membahas pengaruh kemampuan manajerial kepala sekolah dan akuntabilitas guru terhadap mutu SD di Kecamatan Tampan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi pada artikel ini melibatkan 156 guru, sedangkan sampel melibatkan 112 guru dari 6 sekolah dasar negeri di Kecamatan Tampan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) terdapat pengaruh yang positif signifikan kemampuan manajerial kepala sekolah (X1) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 24% dalam meningkatkan mutu sekolah yang ditentukan oleh kemampuan manajerial kepala sekolah. 2) Terdapat pengaruh yang positif signifikan akuntabilitas guru (X2) terhadap mutu sekolah (Y) sebesar 22% dalam menguatkan mutu sekolah yang ditentukan oleh akuntabilitas guru. 3) Terdapat pengaruh yang positif signifikan kemampuan manajerial kepala sekolah (X1) dan akuntabilitas guru (X2), secara bersama-sama terhadap Mutu Sekolah (Y) ditunjukan dengan persamaan regresi regresi Ý= 0.216 + 0.669X1 + 0.398X2 dengan kontribusi pengaruh sebesar 28.5%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang positif signifikan antara kemampuan manajerial kepala sekolah terhadap mutu sekolah, antara akuntabilitas guru terhadap mutu sekolah serta pengaruh yang positif signifikan antara kemampuan manajerial kepala sekolah dan akuntabilitas guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah.
References
Alben, A. (2021). Manajemen pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Asmuni. (2013). Konsep mutu dan total quality management (TQM) dalam dunia pendidikan. Jurnal Ta’did, 18(1), 16–42.
Hasan, S., & Diding, N. (2016). Kemampuan manajerial kepala sekolah madrasah dan kinerja mengajar guru dalam mutu pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 23(2), 89–101.
Isjoni. (2006). Membangun visi bersama: Aspek-aspek penting dalam reformasi pendidikan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Juliana, T. (2019). Pengaruh transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah terhadap motivasi mengajar guru di Kabupaten Keerom. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah, 4(2), 38–50.
Mulyasa. (2009). Menjadi kepala sekolah profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukhtar, & Iskandar. (2009). Orientasi baru supervisi pendidikan. Jakarta: GP Press.
Nanang, F. (2012). Analisis kebijakan pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Richard, L. D. (2010). Era baru manajemen. Jakarta: Salemba.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Licence
Copyright @2017. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.